Bandeng

Bandeng atau milk fish adalah salah satu jenis ikan yang paling banyak di konsumsi di wilayah timur Indonesia, khususnya daerah Sulawesi Selatan.  Nutrisinya yang berlimpah menjadikan Bandeng salah satu primadona ikan yang dicari di saat-saat khusus, termasuk Imlek.

Apakah Anda tertarik menjalani budidaya bandeng? berikut ini langkah penting yang harus diperhatikan.

Tujuh Langkah Penting dalam Proses Budidaya Bandeng

Ada beberapa langkah penting yang ketika akan budidaya bandeng secara tepat. Mengingat bandeng sendiri adalah salah satu jenis ikan yang cukup favorit, dengan banyaknya kandungan nutrisi, daging dan hal lainnya. 

  1. Proses pembuatan tambak 

Dalam proses pembuatan, tambak bandeng harus dibuat kokoh karena fungsinya untuk menahan air di dalam tambak. Apabila kolam tambak sudah ada yang rusak, ada baiknya segera perbaiki, agar pada proses budidaya selanjutnya kolam tetap kokoh. Perbaikan ini sendiri meliputi penambalan kebocoran, serta meninggikan pematang.

  1. Dasar kolam 

Dasar tambak ikan bandeng biasanya tanah. Pada persiapan tambak tersebut, sebaiknya dilakukan pengelolaan tanah di bagian dasar, agar pakan alami seperti klekap, yang sangat dibutuhkan ikan bandeng, dapat tumbuh secara subur.

  1. Proses pengeringan 

Proses pengeringan dasar tambak bertujuan untuk membunuh hama yang ada di dasar. Proses ini dilakukan dengan mengeluarkan semua air dalam tambak, kemudian dilakukan penjemuran. Proses ini memakan waktu sekitar 3–5 hari, hingga tanah dasar tambak mengering. 

  1. Pengapuran dan pemupukan 

Pengapuran sendiri bertujuan untuk mempertahankan kestabilan derajat keasaman (pH) di tanah dasar tambak dan juga air, serta mampu memberantas hama penyakit yang mungkin timbul. Sedangkan pemupukan sendiri bertujuan untuk meningkatkan kesuburan tanah di dasar tambak. Anda dapat menggunakan pupuk Urea atau juga Ammonium sulfate (ZA), sebanyak 50-100  kg/ha.

  1. Pengeringan ulang 

Air di dalam kolam akan dibiarkan kembali menguap seluruhnya. Kemudian dasar kolam kembali dikeringkan, seperti proses pengeringan pertama, tepat sebelum ditebari pupuk.

  1. Pemberian air

Berikutnya masukkan air ke dalam kolam secara bertahap, gunakan saringan halus yang berbentuk kantong, kemudian diikatkan pada pintu air, tingginya kira-kira 10 cm. Kembali kolam dipupuk menggunakan urea sebanyak 45 kg ditambah 45–55 kg, untuk tiap hektar. Jika klekap sudah mulai tumbuh, maka akan menutupi semua permukaan dasar tambak. Berikutnya tinggi air akan ditambah hingga ketinggian 20 cm, di atas pelataran, sebelum nener bandeng ditebar.

  1. Pemberian pakan

Pemberian pakan tambahan sebaiknya dilakukan ketika persediaan makanan alami di dasar tambak sudah mulai menipis. Pemberian pakan bandeng dan pengolahannya ini akan dilakukan apabila bobot bandeng mencapai 200 gram per ekor. Fungsinya untuk memacu pertumbuhan dan menggemukan bandeng cepat mencapai ukuran panen.

Demikian langkah singkat budidaya bandeng. Anda tertarik?